Info Loker


Artikel

Adiwiyata, Sekolahku

Admin 06-02-2019 02:20:33 WIB

Siapa yang tidak damai hatinya tatkala terlihat dihadapannya terbentang warna hijau dedaunan yang bergoyang melambai-lambai. Hati menjadi terasa nyaman dan damai. Saat itulah daya pikiran akan mudah menerima informasi-informasi baru. Sekolah sebagai wahana transfer pengetahuan hendaknya dapat menciptakan suasana yang memudahkan peserta didiknya menerima informasi baru. Salah satunya dengan mewujudkan sekolah sebagai “adiwiyata”.

Menurut Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 02 tahun 2009, adiwiyata berasal dari kata “adi” yang artinya unggul / ideal, dan “wiyata” yang artinya tempat. Jadi, adiwiyata adalah tempat yang baik / ideal untuk memeroleh ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup dan menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan.

Adiwiyata bertujuan membentuk sekolah peduli dan berbudaya lingkungan yang mampu berpartisipasi dan melaksanakan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan  bagi kepentingan generasi sekarang maupun yang akan datang. Secara khusus bertujuan mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan melalui tata kelola sekolah yang baik untuk untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Pelaksanaan adiwiyata menerapkan prinsip partisipatif dan berkelanjutan, Partitipatif artinya komunitas sekolah terlibat dalam manjemen yang meliputi keseluruhan  proses  perencanaan,  pelaksanaan, dan evaluasi sesuai tanggung jawab dan peran. Dan, Berkelanjutan artinya seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara  komprehensif.
 
Adiwiyata dapat terlaksana melalui komponen: kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipasif, pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan.
 
Nah, pelaksanaan adiwiyata ternyata memiliki banyak keuntungan. Keuntungan pelaksanaan adiwiyata di sekolah sbb.
1. Mendukung  pencapaian standar kompetensi / kompetensi dasar dan standar kompetensi lulusan (SKL) pendidikan dasar dan menengah.
2. Meningkatkan efesiensi penggunaan dana operasional sekolah melalui penghematan dan pengurangan konsumsi dari berbagai sumber daya dan energi.  
3. Menciptakan kebersamaan warga sekolah dan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif.
4. Menjadikan tempat pembelajaran nilai-nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar.
5. Meningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui kegiatan pengendalian pencemaran, pengendalian kerusakan dan pelestarian fungsi lingkungan sekolah.
 
Gerakan adiwiyata menerapkan konsep 5 R dalam lingkungan yaitu reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali), recycle (mendaur ulang), replace (menggunakan kembali), dan replant (menanam kembali). Dengan menerapkan konsep 5 R, kita dapat melestarikan dan memelihara lingkungan.